Defisiensi Kalium dalam Hidroponik — Gejala & Solusi
Tepi daun yang hangus, batang lemah, dan pembentukan buah yang buruk menandakan defisiensi kalium. Diagnosis antagonisme Ca/Mg dan perbaiki EC dalam 48 jam.
BY ROOTLESS FARM
Jawaban cepat
Tepi daun tua yang berwarna cokelat hangus, batang lemah dan lemas, serta pembentukan buah rendah = defisiensi kalium. Penyebabnya biasanya antagonisme Ca atau Mg daripada K yang kurang — ketika keduanya tinggi, penyerapan K terhenti. Pertahankan K pada 200–300 ppm, Ca di bawah 200 ppm, Mg di bawah 50 ppm, dan pH 5,8–6,2. Batang menguat dalam waktu seminggu.
Gejala
- Penguningan tepi kemudian nekrosis cokelat hangus pada daun tua
- Daun melengkung ke bawah di tepinya
- Batang lemah dan lemas yang membengkok di bawah beban buah
- Jumlah bunga berkurang dan buah kecil
- Pematangan lambat, warna tidak merata pada tomat
- Peningkatan kerentanan terhadap penyakit jamur [OSU-NUT-01]
Penyebab
Kalium bersifat mobile dalam floem, sehingga tanaman menarik K dari daun tertua terlebih dahulu dan defisiensi muncul di sana. K adalah kation terbesar berdasarkan kebutuhan pada tanaman berbuah — tomat dan paprika menyerap K sebesar 1,5–2× laju nitrogen selama pengisian buah. Mode kegagalan yang dominan adalah antagonisme kation: Ca²⁺ dan Mg²⁺ bersaing dengan K⁺ di saluran transpor akar yang sama. Tandon dengan Ca pada 250 ppm dan Mg pada 80 ppm akan membuat tanaman kekurangan K meskipun K dalam larutan terbaca 250 ppm [OSU-NUT-01]. Penyebab kedua adalah spesifikasi K yang kurang untuk tahap berbuah — campuran vegetatif membawa 150 ppm K, yang terlalu rendah setelah pembentukan buah dimulai.
Diagnosis
| Pemeriksaan | Target | Sinyal defisiensi |
|---|---|---|
| K larutan | 200–300 ppm | < 150 ppm |
| Ca larutan | 150–200 ppm | > 220 ppm (antagonisme) |
| Mg larutan | 40–50 ppm | > 70 ppm (antagonisme) |
| pH | 5,8–6,2 | jarang menjadi penyebab |
| Kekuatan batang | kaku | lemas di bawah buah |
Tes jaringan mengkonfirmasi: K daun di bawah 2,0% berat kering pada tomat atau di bawah 4,0% pada selada adalah defisien. Bedakan dari defisiensi Mg (klorosis antar tulang daun, tanpa hangus) dan dari luka bakar garam (terbakar di ujung, bukan hangus di tepi).
Solusi
- Campurkan larutan segar dengan K pada 250 ppm menggunakan kalium nitrat (13-0-46) atau kalium sulfat. KNO₃ pada 0,55 g/L menghasilkan 250 ppm K.
- Turunkan Ca ke 180 ppm dan Mg ke 45 ppm dalam campuran baru untuk menghilangkan antagonisme.
- Pertahankan pH pada 5,8–6,2 — ketersediaan K tidak memerlukan penyesuaian pH, tetapi mempertahankan rentang ini menstabilkan seluruh larutan.
- Ganti 100% tandon jika rasio Ca:K melebihi 1,2:1 — pengenceran tidak akan menyeimbangkan kembali cukup cepat [OSU-NUT-01].
- Beralih ke campuran tahap berbuah setelah pembungaan dimulai; formula vegetatif kurang memberikan K sebesar 50–80 ppm.
Pencegahan
Gunakan formula khusus berbuah sejak tandan bunga pertama. Uji K tandon setiap minggu jika Anda menanam tomat, paprika, atau stroberi — tanaman ini dapat menguras K dalam tandon 40 L dalam lima hari [GROWER-LOGS]. Simpan catatan rasio Ca:Mg:K dengan setiap campuran; rentang target kira-kira 4:1:5 (Ca:Mg:K). Kalibrasi meter EC setiap bulan agar pergeseran tidak menutupi penipisan K.
FAQ
4 entries- Q01Mengapa daun tomat saya menghitam di tepinya?
- Nekrosis tepi pada daun tua adalah tanda klasik defisiensi kalium. Konfirmasi K pada 200–300 ppm dan periksa apakah Ca dan Mg tidak menghalangi penyerapan K oleh akar.
- Q02Bagaimana kalsium menghalangi penyerapan kalium?
- Ca²⁺, Mg²⁺, dan K⁺ berbagi saluran kation akar yang sama. Ketika Ca dalam larutan melebihi 220 ppm atau Mg melebihi 70 ppm, penyerapan K turun drastis.
- Q03Seberapa cepat defisiensi kalium dapat dipulihkan?
- Pertumbuhan baru dan kekuatan batang pulih dalam 7–10 hari setelah K dipulihkan dan antagonisme dihilangkan.
- Q04pH berapa yang terbaik untuk kalium?
- K tersedia di seluruh rentang pH 5,5–7,5, sehingga pH jarang menjadi penyebab. Lihat K dalam larutan dan kation yang bersaing terlebih dahulu.